Senin, 30 November 2020

Kunci Hidup Sehat



Di jaman kini ini Sehat mahal harganya,makanya sebagian orang rela mengerjakan apa saja agar sanggup hidup sehat.


Penuaan memang niscaya akan terjadi pada setiap orang. Akan tetapi, ternyata dengan pembatasan makanan rendah kalori, proses penuaan ini sanggup diperlambat. Bagaimana bisa?


Penuaan pada sel tubuh dikaitkan dengan kian pendeknya telomer. Telomer merupakan bab ujung dari DNA yang mempertahankan agar sel-sel tubuh tetap hidup. Secara alami, sel-sel tubuh akan mengalami pembelahan untuk regenerasi. Namun, sayangnya setiap kali mengalami pembelahan, bab telomer ini akan kian pendek. Bila pada sebuah titik, proses pemendekan ini terjadi terus menerus, kematian sel akan berjalan cepat yang berakibat memperpendek usia seseorang. Telomer yang kian pendek juga dihubungkan dengan kenaikan risiko terkena penyakit bau tanah menyerupai dementia atau kepikunan menjadi 100 kali lebih besar dan laju kematian yang lebih tinggi jawaban kanker dan penyakit jantung (2).


Di dalam tubuh kita, terdapat enzim telomerase yang menolong agar ujung telomer memanjang kembali sehingga sel-sel tubuh tetap hidup. Namun, sayangnya kian bertambahnya umur jumlah enzim ini juga akan menurun. Stress yang kita alami juga membuat acara telomerase menurun dan telomer memendek lebih singkat (4).


Sebuah observasi yang diterbitkan di Rejuvenation Research tahun 2009 pertanda dalam hasil penelitiannya bahwa penurunan berat tubuh dan jumlah lemak dengan cara pembatasan makanan rendah kalori pada pria yang mengalami obesitas bermitra dengan kenaikan panjang telomer. Pada observasi tersebut, ditunjukkan pula bahwa orang dengan penurunan berat tubuh dan massa lemak terbesar memiliki kenaikan panjang telomer terbesar (3). Sehingga pada observasi tersebut ditarik kesimpulan bahwa orang yang mengerjakan pembatasan makanan rendah kalori menciptakan penurunan berat tubuh yang menghipnotis panjang telomer dan menurunkan kerusakan DNA.


Penelitian lain dalam The Lancet Oncology menampilkan hasil bahwa orang yang mengerjakan pergantian pola hidup dengan memakan pembatasan makanan rendah lemak (low-fat diet) dan berjalan kaki minimal 30 menit saban hari memiliki kenaikan acara telomerase dan panjang telomer. Selain itu, administrasi frustasi yang bagus juga penting, alasannya merupakan dalam observasi tersebut, terbukti pula bahwa selain dengan pembatasan makanan rendah lemak, dan olahraga yang teratur, tingkat frustasi yang lebih rendah sanggup menolong mengembangkan panjang telomer (5).


Kalori yang kita asup sehari-hari sanggup berasal dari karbohidrat, protein dan lemak. Berdasarkan observasi tersebut, dengan menangkal kalori yang kita makan sehari-hari akan menghipnotis kenaikan panjang telomer sehingga akan memperpanjang umur dan usia tua. Oleh alasannya merupakan itu, ada baiknya kita mulai hidup sehat dengan mempertahankan konsumsi makanan, berolahraga, dan mengurus frustasi biar sanggup hidup sehat lebih lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top