Rabu, 11 November 2020

Kodom Gerigi,Bikin Puas!

Beberapa kondom dipakai tidak hanya selaku  alat kontrasepsi tetapi juga selaku  kombinasi  Kodom Gerigi,Bikin Puas!Beberapa kondom dipakai tidak hanya selaku alat kontrasepsi tetapi juga selaku kombinasi dalam menikmati relasi seksual, misalnya kini banyak kondom dengan aneka rasa, seumpama rasa buah-buahan, dan juga tersedia kondom dengan tekstur tertentu, seumpama berbintil-bintil, ataupun bergerigi.

"Kondom yang dibuat dengan keselamatan tertentu, sehingga tidak akan ada duduk kasus seandainya dipakai oleh konsumen, tetapi tetap mesti memperhatikan penyimpanan kondom dan tenggat waktu masa berlakunya," kata Direktur PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB) Saptariyanti AK Puteri.

Menurutnya,kondom bergerigi yang dikeluarkan PT Mitra Rajalawi Banjaran (PT MRB) misalnya, masih menjadi favorit dikalangan wanita Indonesia.
"Dari 2% pangsa pasar setempat yang sukses dicapai kondom lokal. Sekitar 50% nya yakni produk kondom bergerigi, 30% kondom rasa stroberi, sedangkan sisanya produk lain seumpama rasa coklat, pisang dan durian," jelasnya.
Selain dapat menangkal penularan jerawat menular seks dan kontrasepsi, Kondom berigi juga memberi kenikmatan tersendiri dengan bentuk atau tekstur yang bergerigi.

Kondom setempat anti alergi

Kondom buatan dalam negeri diklaim memiliki mutu bagus. Jika daripada buatan luar negeri, kondom buatan dalam negeri memakai materi alami sehingga mengecilkan kemungkinan terjadinya alergi.

Menurut survey klinis forum kesehatan dunia, World Heatlh Organization (WHO), penggunaan materi karet alami memang dinilai lebih kondusif daripada materi dasar karet sintetis.

"Produk kondom setempat justru lebih kondusif sebab berbahan dasar karet alam (natural rubber). Kalau kondom buatan luar materi dasarnya latex sintetis,” kata Saptariyanti.

Saptariyanti menyertakan di pasaran banyak didapatkan kondom buatan luar yang diimpor secara ilegal ke dalam negeri. Agar laku, produk tersebut diberi merek kondom buatan Indonesia pada kemasannya.

Menurutnya, produk-produk tersebut biasanya memiliki mutu yang rendah. Akibatnya saat dipakai sering membuat pengaruh samping seumpama rasa gatal dan ruam merah pada alat kelamin.

Dirinya menduga, produk sarung pengaman ini banyak dipoduksi di China yang menurutnya memiliki mutu kendali mutu yang minim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top