Senin, 30 November 2020

Fungsi Rambut Kemaluan (Pubis) Dan Cara Merawatnya

Fungsi Rambut Kemaluan (Pubis) dan Cara merawatnya,Perihal rambut di kemaluan atau bahasa medisnya bulu pubis, yakni rambut yang terletak dibagian depan dan juga disekitar organ intim, meski sudah ada berupa rambut-rambut halus di saat masih kecil, lazimnya benar- benar berkembang dimulai sejak hormon androgen aktif yakni di saat seseorang sudah masuk masa pubertas. Adapun fungsi dari rambut kemaluan yakni ;


1. Memberikan kehangatan
2. Sebagai penampakan dari proses kematangan seksual (pubertas)
3. Mengurangi tabrakan di saat berafiliasi intim
4. Pelindung wilayah disaerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan ini alasannya yakni wilayah ini cukup sensitif (terutama vagina)
5. Pengumpulan dari pengeluaran feromon (zat kimia yang mengendalikan sikap seks)
Meski letak dari rambut kemaluan sanggup dibilang tersembunyi (private area) bukan memiliki arti rambut di area kemaluan lepas dari perhatian menyerupai kita merawat rambut didaerah yang lain menyerupai rambut kepala atau bulu ketiak. Cowo utamanya cewe, kebersihan dan kerapian rambut kemaluan mesti dijaga sebaik-baiknya menyaksikan fungsi dari rambut kemaluan tadi. Tentunya caranya dilarang semaunya. Ada beberapa hal yang mesti diamati dalam merawat bulu atau rambut di kemaluan yakni ;

  1. Tidak diusulkan untuk mencabut atau mencukur dengan cara yang tidak sempurna pada rambut kemaluan alasannya yakni dengan mencabut atau mencukur rambut kemaluan sanggup membuat lubang kecil (luka iritasi) akhir perlakuan tersebut. Lubang atau luka kecil ini akan menjadi pintu masuk kuman atau jamur (terutama pada cewe yang mudah sekali mengalami lembab di vagina) yang nantinya sanggup memunculkan abuh di kulit tempat intim Anda.
  2. Bulu kemaluan yang terlalu lebat (tidak pernah dirapikan) juga sanggup menjadi tempat tumbuhnya kutu, kuman atau kuman, serta jamur yang pada balasannya membuat banyak sekali macam penyakit. Merapikan di sini artinya cukup memendekkan saja. Misalnya, dipendekkan sekira setengah sentimeter dengan menggunakan gunting, atau apabila Anda hendak mencukurnya sanggup menggunakan busa sabun apalagi dahulu, serta menggunakan alat cukur khusus yang lembut sebelumnya sudah dicuci dulu dengan sabun dan disiram dengan air panas. Setelah digunakan, alat cukur wajib dicuci kembali dan disimpan di tempat yang higienis dan kering. Jangan disimpan di tempat yang lembap, alasannya yakni sanggup ditumbuhi jamur dan bakteri. Selain itu, jangan menggunaan alat cukur secara bergantian.
  3. Kesehatan bulu atau rambut di kamaluan (bulu pubis) juga sungguh tergantung pada keadaan kesehatan kulit. Jika timbul ganjalan gatal, nyeri, perih, kemerahan, sisik, bentol/bintil, atau pergantian kulit sekitarnya memiliki arti keadaan kesehatan kulit sedang tidak baik. Hal ini akan berakibat pula pada keadaan bulu pubis. Sebaiknya kalau timbul hal demikian secepatnya konsultasikan terhadap dokter seorang andal kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top