Kamis, 22 Oktober 2020

Payudara Berubah Bentuk Di Saat Menyusui

Dalam pertumbuhan hidup perempuan, jaringan payudara terus menerus berubah, tergantung perbedaan tingkat hormon estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini terus berganti selama siklus menstruasi, kehamilan, menyusui, dan menopause. Seumur hidup perempuan, khususnya di saat kehamilan dan menyusui, payudara akan terus berganti dari sisi ukuran dan bentuk. 

Ukuran payudara diputuskan oleh seberapa banyak jaringan lemak yang dimiliki di payudara. Laktasi akan bikin lapisan jaringan yang lebih padat pada payudara. Setelah menyusui, jaringan lemak dan penghubung pada payudara dapat berubah. Payudara Anda mungkin tidak akan kembali terhadap bentuk atau ukuran sebelum menyusui. Beberapa payudara perempuan akan membesar dan yang lain akan menyusut. Payudara menjelma menggelayut atau tetap sarat tergantung pada genetik yang dimiliki, peningkatan berat tubuh yang dialami di saat kehamilan, dan usia di saat menyusui. 

Saat menyusui, payudara kok malah menyusut?
Mungkin juga payudara berkurang di saat menyusui. Hal ini dinamakan postpartum breast involution. Keadaan ini terjadi di saat struktur bikinan susu pada payudara berkurang sehabis membesar usai menyusui, sementara kulit dan jaringan di sekitarnya tidak ikut menyusut. Keadaan ini memberi kesan payudara "kosong" atau menyusut. Ini bukan duduk kasus kesehatan, namun lebih terhadap duduk kasus kosmetis.

Sebagian perempuan merasa khawatir apabila menyusui dapat menyebabkan payudara menggelayut atau "turun". Namun studi di tahun 2007 menerangkan bahwa menyusui sendiri bukanlah duduk kasus utamanya. Ada beberapa aspek lain yang bisa merubah performa payudara, seumpama indeks massa tubuh (ukuran persentase lemak tubuh), jumlah kehamilan, ukuran payudara yang besar sebelum kehamilan, usia, dan pernah merokok. 

Setiap orang memiliki perbedaan pada karakteristik payudaranya. Jadi, apa yang terjadi pada payudara seorang perempuan sehabis menyusui dapat berlainan dari payudara perempuan lain, bahkan payudara kiri dan kanan pun dapat berbeda. Pembengkakkan payudara di saat menyusui sungguh lazim terjadi sebab pembuluh darah terlalu membesar. Saat sembuh, payudara dapat saja jadi berganti bentuk. 

Bisa berlainan antara kiri dan kanan?

Jaringan payudara menjalar sampai ketiak. Jadi, di saat jaringan payudara membesar sebab susu dan berkurang lagi sehabis tamat masa menyusui, kontur payudara dapat berganti bentuk. Kebanyakan perempuan memiliki bentuk payudara yang berlainan antara kiri dan kanan bahkan sebelum kehamilan, cuma kadar setiap orang saja yang berbeda. 

Tetapi ada kemungkinan pula salah satu payudara seorang perempuan kembali terhadap keadaan sebelum kehamilan sementara yang satunya tetap besar, menggelayut, atau malah jadi rata. Beberapa perempuan memiliki ukuran bra yang berlainan usai menyusui. 

Disarankan untuk terus memerhatikan dan mencatat pergantian dari payudara secara berkala, dan memeriksakan diri apabila terasa ada benjolan, khususnya sehabis berbulan-bulan berhenti menyusui.

Saat terjadi pergantian bentuk atau ukuran payudara yang radikal usai menyusui, beberapa perempuan condong menegaskan melakukan bedah plastik. Pengangkatan payudara, yang dinamakan mastopexy dapat dijalankan untuk menghemat payudara yang kendur dan memperbaiki letak puting susu. Namun dikehendaki penilaian kesehatan menyeluruh sebelum melakukan operasi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top